Berita Terkini

79

KPU Kabupaten Sukabumi Tingkatkan Ketertiban Administrasi melalui Penguatan Pemahaman Tata Naskah Dinas

Sukabumi, 31 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan yang profesional dan tertib, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi melaksanakan kegiatan Penguatan Pemahaman Tata Naskah Dinas yang diikuti oleh seluruh unsur sekretariat di lingkungan KPU Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KPU untuk memastikan seluruh pegawai memahami dan menerapkan prinsip-prinsip administrasi yang efisien, akuntabel, dan sesuai dengan pedoman tata naskah dinas yang berlaku. Pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terkait penyusunan surat-menyurat dan pengelolaan arsip, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kedisiplinan birokrasi di internal KPU. Melalui kegiatan ini, para pegawai dibimbing untuk memahami pentingnya setiap tahapan administrasi, mulai dari pencatatan, penomoran, penggunaan format resmi, hingga pengamanan dokumen kedinasan agar seluruh proses berjalan tertib dan seragam. Ketertiban administrasi bukan sekadar urusan teknis, tetapi mencerminkan wajah kelembagaan dan profesionalitas penyelenggara pemilu. Setiap dokumen kedinasan memiliki makna strategis sebagai bukti akuntabilitas dan legitimasi kerja organisasi. Karena itu, penguatan pemahaman tata naskah dinas menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang transparan dan berintegritas. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat praktis bagi peningkatan layanan publik. Dengan administrasi yang tertata dan arsip yang mudah ditelusuri, proses pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, efisien, dan bebas dari kesalahan administratif. Hal ini juga mendukung terciptanya sistem kerja yang akurat, efektif, dan berorientasi pada hasil. Melalui kegiatan penguatan ini, KPU Kabupaten Sukabumi berharap setiap subbagian dapat semakin memahami perannya dalam menjaga keteraturan administrasi kelembagaan. Ketertiban dalam tata naskah dinas tidak hanya membantu kelancaran tugas sehari-hari, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun organisasi yang kredibel dan profesional. KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa tertib administrasi merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen lembaga untuk memberikan pelayanan publik yang pasti, transparan, dan berkualitas. Dengan pemahaman yang semakin kuat tentang tata naskah dinas, diharapkan seluruh pegawai dapat bekerja lebih efektif, efisien, dan konsisten dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan


Selengkapnya
85

Meningkatkan Profesionalisme Penyelenggara, KPU Kabupaten Sukabumi Gelar Uji Kompetensi Fungsional Pemilu

Sukabumi, 30 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi melaksanakan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilu (JF PKP) Ahli Pertama di Ruang Rapat Kantor KPU Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini diikuti oleh Wahyudi, Bintang Yudho Yuono, dan Hakim Alif Nugroho, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pegawai di bidang penyelenggaraan pemilu. Uji kompetensi ini dirancang untuk menilai sekaligus mengembangkan kemampuan teknis pegawai, termasuk pemahaman mendalam terkait prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas yang menjadi fondasi setiap tahapan pemilu. Para peserta mengikuti serangkaian materi, simulasi, dan studi kasus yang meniru kondisi nyata penyelenggaraan pemilu, sehingga mereka dapat melatih analisis situasi, pengambilan keputusan tepat, serta manajemen data pemilu secara efektif dan profesional. Kegiatan berlangsung dalam suasana serius namun penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memecahkan studi kasus yang menguji kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan teknis dan administratif. Interaksi ini membuka ruang refleksi dan pembelajaran bagi seluruh pegawai agar terus mengembangkan kompetensi diri, memastikan setiap proses pemilu berjalan lancar, jujur, dan adil, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku. Lebih dari sekadar penilaian, uji kompetensi ini menegaskan komitmen KPU Kabupaten Sukabumi dalam membangun fondasi profesionalisme penyelenggara pemilu. Dengan pegawai yang kompeten dan berpengetahuan luas, KPU mampu menghadapi dinamika penyelenggaraan pemilu, menjaga akurasi data, mengelola tahapan pemilu dengan disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa peningkatan kapasitas pegawai adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik. Profesionalisme penyelenggara bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga bagaimana pegawai bertindak adil, transparan, dan bertanggung jawab di setiap langkahnya. Melalui uji kompetensi ini, KPU Kabupaten Sukabumi memperkuat pondasi kompetensi dan profesionalisme penyelenggara, demi terciptanya pemilu yang adil, transparan, dan berkualitas. Langkah strategis ini memastikan bahwa setiap warga memiliki hak yang terlindungi, proses demokrasi berjalan dengan integritas, dan pelayanan pemilu kepada masyarakat selalu optimal.


Selengkapnya
85

Suara Anda Terlindungi: KPU dan Bawaslu Tingkatkan Validitas Data Pemilih”

Sukabumi, 30 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menjalin kolaborasi strategis dengan Bawaslu Provinsi Jawa Barat dalam upaya memperkuat validitas Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan hak pilih masyarakat benar-benar terlindungi, sekaligus meningkatkan keakuratan data yang menjadi fondasi penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan terpercaya. Dalam kegiatan yang berlangsung santai namun penuh fokus ini, jajaran KPU Kabupaten Sukabumi berdiskusi secara intens dengan tim Bawaslu Jawa Barat mengenai berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk pengelolaan Data Pemilih Khusus (DPK), pemutakhiran data pemilih, serta koordinasi di lapangan. Diskusi ini menekankan pentingnya keselarasan prosedur antara KPU dan Bawaslu agar setiap warga yang berhak memilih tercatat dengan benar, bebas dari kesalahan administrasi, dan siap menyalurkan suaranya pada pemilu mendatang. Selain aspek teknis, kolaborasi ini menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Data pemilih yang akurat dan transparan menjadi jaminan bahwa hak setiap warga dihargai dan terlindungi. Warga pun dapat menyalurkan hak pilihnya dengan percaya diri, sementara KPU dan Bawaslu dapat menyelenggarakan pemilu secara lebih efektif, efisien, dan adil. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa demokrasi bukan sekadar mekanisme, tetapi soal memastikan setiap individu merasa dihargai dan diperhitungkan. Proses pemutakhiran data pemilih juga melibatkan pertukaran pengalaman, praktik terbaik, serta strategi inovatif dalam mendeteksi dan menanggulangi kesalahan atau ketidaklengkapan data. Hal ini menjadi langkah proaktif KPU dan Bawaslu untuk membangun sistem data pemilih yang lebih kuat dan andal, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu. KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak, menjaga integritas, dan menghadirkan pelayanan pemilu yang profesional, inklusif, dan transparan. Dengan langkah-langkah ini, masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat merasakan manfaat langsung: suara mereka terlindungi, hak mereka dihargai, dan partisipasi mereka menjadi faktor penting bagi masa depan demokrasi yang berkualitas. Melalui sinergi dan koordinasi berkelanjutan, KPU dan Bawaslu memastikan bahwa setiap tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan tepat, akurat, dan terpercaya, menjadikan demokrasi di Kabupaten Sukabumi semakin inklusif dan bermakna bagi seluruh warga.


Selengkapnya
30

Membangkitkan Kembali Kepercayaan Rakyat: KPU Kabupaten Sukabumi Diskusi Strategi Menangani Apatisme Publik

Sukabumi, 29 Oktober 2025 — Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai Parmas Insight Chapter #4 yang diikuti oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi. Dengan tema “Apatisme Publik (Menyentuh Kelompok Golput Kultural)”, kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi jajaran penyelenggara pemilu untuk memahami faktor-faktor yang membuat sebagian masyarakat enggan berpartisipasi dalam setiap tahapan pemilu, sekaligus merumuskan langkah konkret agar demokrasi kembali terasa dekat dan relevan bagi seluruh warga. Selama kegiatan, peserta diajak berdiskusi secara intensif mengenai fenomena apatisme publik, dengan fokus pada kelompok masyarakat yang selama ini cenderung tidak menggunakan hak pilihnya. Para narasumber menghadirkan pengalaman nyata dari lapangan, termasuk tantangan dan strategi komunikasi dengan komunitas yang memiliki karakteristik budaya tertentu. Diskusi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan studi kasus, simulasi, dan contoh praktik interaksi langsung di masyarakat, sehingga setiap peserta dapat memahami implementasi strategi secara praktis. Salah satu pembahasan penting menekankan penggunaan pendekatan berbasis empati dan penghormatan terhadap budaya lokal. Pendekatan ini terbukti mampu membuka jalur komunikasi yang lebih efektif dengan kelompok masyarakat yang selama ini jarang terlibat dalam proses demokrasi. Selain itu, sosialisasi yang inklusif, transparan, dan mudah dipahami menjadi kunci agar informasi mengenai pemilu dapat tersampaikan secara efektif, relevan, dan memotivasi keterlibatan aktif masyarakat. Kegiatan ini juga menekankan bahwa membangkitkan partisipasi publik bukan hanya soal meningkatkan angka pemilih, tetapi lebih pada membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara dan proses demokrasi. Dengan strategi yang humanis dan inovatif, KPU Kabupaten Sukabumi berupaya memastikan setiap warga merasa dihargai, didengar, dan memiliki peran nyata dalam setiap tahapan pemilu. Selain penguatan strategi, kegiatan ini membuka ruang bagi peserta untuk menukar pengalaman, berbagi tantangan yang dihadapi di lapangan, serta menyusun langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Diskusi ini meneguhkan komitmen KPU Kabupaten Sukabumi untuk terus menghadirkan pemilu yang jujur, adil, inklusif, dan dapat dipercaya seluruh rakyat, sekaligus memperkuat hubungan antara penyelenggara dan masyarakat melalui pendekatan yang manusiawi dan relevan dengan kebutuhan lokal. Melalui Parmas Insight Chapter #4, KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa membangkitkan kembali kepercayaan rakyat adalah tugas berkelanjutan. Setiap langkah yang diambil diarahkan untuk memastikan demokrasi tetap hidup, partisipasi publik meningkat, dan hak setiap warga negara untuk menentukan masa depan bangsanya terpenuhi dengan baik.


Selengkapnya
74

Sinergi Pengawasan Pemilu: KPU Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakor Bersama KPU Se-Jawa Barat

Sukabumi, 29 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan dalam rangka peningkatan kinerja dan pengawasan di lingkungan KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Kegiatan ini digelar secara daring melalui platform Zoom dan menjadi momen strategis bagi seluruh jajaran KPU untuk memperkuat sinergi pengawasan, memastikan akuntabilitas, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di seluruh wilayah Jawa Barat. Rapat koordinasi diikuti oleh pejabat KPU dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, termasuk pengawas internal dan staf operasional. Dalam forum ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai mekanisme pengawasan yang efektif, termasuk prosedur audit internal, pemantauan tahapan pemilu, serta strategi mitigasi risiko. Penekanan utama diberikan pada pentingnya koordinasi antarunit kerja untuk menindaklanjuti temuan atau potensi kendala di lapangan, sehingga setiap tahapan pemilu dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain pembekalan teknis, kegiatan ini menjadi ajang tukar pengalaman antar-KPU se-Jawa Barat. Para peserta berbagi praktik terbaik, solusi kreatif terhadap kendala yang dihadapi di daerah masing-masing, serta strategi inovatif untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Diskusi interaktif ini diharapkan dapat memperkuat budaya kerja kolaboratif, mendorong pengambilan keputusan berbasis data, dan memperkuat fungsi pengawasan secara menyeluruh di setiap satuan kerja. KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan hasil rapat koordinasi dalam operasional sehari-hari. Setiap langkah dalam penyelenggaraan pemilu, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, diarahkan agar transparan, akuntabel, dan profesional. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan langsung integritas penyelenggara dalam setiap tahapan pemilu. Rapat koordinasi ini juga menekankan bahwa kolaborasi, komunikasi, dan pertukaran informasi antarunit kerja adalah kunci utama dalam mewujudkan pengawasan yang efektif. Sinergi ini tidak hanya memperkuat fungsi internal KPU, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu. Melalui rakor ini, KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan perannya sebagai penyelenggara pemilu yang profesional dan terpercaya. Upaya berkelanjutan dalam memperkuat pengawasan, menjaga akuntabilitas, dan meningkatkan koordinasi menjadi fondasi penting untuk memastikan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan dapat dipercaya seluruh masyarakat. Kegiatan ini menegaskan kembali bahwa integritas dan kolaborasi adalah modal utama dalam membangun demokrasi yang kuat dan berkualitas di Jawa Barat.


Selengkapnya
58

Bangun Etos Kerja Berkualitas, CPNS KPU Kabupaten Sukabumi Ikuti Knowledge Sharing

Sukabumi, 28 Oktober 2025 — Suasana penuh antusiasme, interaktif, dan hangat terlihat di ruang kegiatan KPU Kabupaten Sukabumi saat para CPNS mengikuti Knowledge Sharing Etos Kerja, yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat. Para peserta tampak serius mencatat, aktif bertanya, dan saling berbagi pengalaman mengenai praktik kerja profesional, penguatan integritas, serta strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan KPU. Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Eko Iswantoro, yang memaparkan empat pondasi dasar ASN: integritas, loyalitas, solidaritas, dan kapasitas. Selain itu, Eko menekankan empat pilar utama organisasi: SDM, sarana prasarana, program dan anggaran, serta organisasi dan tata laksana. Tidak ketinggalan, beliau juga menguraikan empat core business KPU, yakni dukungan teknis di bidang data dan informasi, sosialisasi dan pendidikan pemilih, logistik, serta teknis penyelenggaraan pemilu, yang menjadi landasan penting agar setiap pegawai dapat menjalankan perannya secara optimal. Selama kegiatan, para CPNS aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pengalaman praktis terkait tantangan sehari-hari di unit kerja masing-masing. Beberapa peserta berbagi strategi untuk meningkatkan efisiensi, mengelola beban kerja, serta membangun komunikasi yang efektif antarunit, sehingga suasana menjadi sangat interaktif dan penuh energi positif. Para peserta juga diajak merenungkan peran strategis setiap pegawai dalam mendukung proses demokrasi yang profesional, akuntabel, dan transparan. Selain aspek teknis, kegiatan ini menekankan pentingnya etika kerja, budaya organisasi yang sehat, dan solidaritas tim. Para CPNS diajak memahami bahwa keberhasilan dalam penyelenggaraan pemilu tidak hanya diukur dari prosedur dan hasil, tetapi juga dari kualitas kerja tim, integritas, dan kemampuan menghadirkan layanan publik yang humanis dan inklusif.Momentum Knowledge Sharing ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan motivasi, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab pegawai. Setiap CPNS diajak memikirkan bagaimana kontribusinya dapat berdampak pada kepercayaan publik, sehingga demokrasi berjalan dengan adil, jujur, dan dipercaya masyarakat. Para peserta diingatkan bahwa setiap tindakan, sekecil apapun, memiliki nilai strategis dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap KPU. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi bersama, di mana seluruh peserta sepakat untuk terus menginternalisasi nilai integritas, loyalitas, dan solidaritas dalam setiap aktivitas kerja. Penekanan diberikan pada penerapan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, membangun kolaborasi lintas unit, serta menjaga profesionalisme dan komitmen tinggi dalam melayani publik.Melalui Knowledge Sharing Etos Kerja ini, KPU Kabupaten Sukabumi meneguhkan komitmennya untuk terus mencetak pegawai yang kompeten, berintegritas, dan siap mendukung demokrasi yang bermartabat. Dengan budaya kerja yang berkualitas, pegawai diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang prima, efisien, dan inklusif, serta menjaga kepercayaan masyarakat di setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kapasitas SDM bukan sekadar formalitas, tetapi fondasi utama bagi penyelenggaraan demokrasi yang kuat dan berkelanjutan.


Selengkapnya