Berita Terkini

50

Kepercayaan Publik Jadi Prioritas, KPU Kabupaten Sukabumi Perkuat Pengelolaan Keuangan dan Logistik

Bandung, 23 Oktober 2025 — Menjaga kepercayaan publik menjadi fokus utama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi dalam setiap langkah penyelenggaraan pemilu. Sebagai wujud komitmen tersebut, jajaran KPU mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Bidang Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik yang diselenggarakan bersama KPU Provinsi Jawa Barat dan seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle, Sekretaris Irman Noviandi, Kasubag Keuangan, Umum, dan Logistik Fauzi Nurdin, beserta seluruh staf pendukung yang terlibat dalam pengelolaan keuangan dan logistik. Rakor bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan meningkatkan kapasitas internal agar pengelolaan anggaran serta logistik berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Rapat menekankan pentingnya perencanaan matang, pengendalian disiplin, dan pemanfaatan anggaran yang optimal. Setiap rupiah yang dikelola harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan profesional dan berintegritas. Pengelolaan logistik yang baik juga menjadi perhatian, mulai dari perencanaan kebutuhan, pendistribusian, hingga pengamanan logistik pemilu, agar proses penyelenggaraan berjalan lancar tanpa hambatan. Ketua KPU Republik Indonesia menekankan bahwa keberanian dalam mengambil keputusan, prinsip kolektif kolegial, dan integritas tinggi menjadi kunci agar penyelenggara mampu menjalankan amanah publik dengan penuh tanggung jawab. Penekanan ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan keuangan dan logistik bukan hanya soal administratif, tetapi juga soal kepercayaan publik yang harus dijaga secara konsisten. Selain penguatan internal, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat menyoroti pentingnya edukasi pemilih, khususnya di tingkat sekolah. Pendekatan ini diyakini dapat menumbuhkan kesadaran politik sejak dini, mendorong partisipasi pemilih muda, dan menyiapkan generasi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Rakor juga membuka ruang diskusi mengenai inovasi dalam pengelolaan sumber daya, strategi efisiensi anggaran, serta penguatan akuntabilitas melalui sistem pelaporan yang lebih transparan. Para peserta berbagi pengalaman, tantangan, dan praktik terbaik, sehingga setiap KPU di tingkat kabupaten/kota dapat menerapkan langkah-langkah serupa sesuai kebutuhan lokal. Dengan pelaksanaan rakor ini, KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen untuk terus menjaga profesionalisme dalam setiap aspek pengelolaan keuangan dan logistik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya konkret menghadirkan pemilu yang jujur, adil, dan dipercaya masyarakat, serta memperkuat fondasi demokrasi yang berintegritas di Kabupaten Sukabumi.


Selengkapnya
40

Jaga Kepercayaan Publik, KPU Kabupaten Sukabumi Ikuti Parmas Insight Chapter #3 Bahas Etika dan Netralitas Penyelenggara Pemilu

Sukabumi, 22 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mengikuti kegiatan Parmas Insight Chapter #3 yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Barat dengan tema “Etika dan Netralitas dalam Sosialisasi: Menjaga Kepercayaan Publik pada Penyelenggara.” Kegiatan ini menjadi momen penting bagi jajaran penyelenggara pemilu untuk merefleksikan peran mereka dalam menjaga integritas dan membangun kepercayaan publik. Para peserta menekankan bahwa legitimasi hasil pemilu tidak hanya bergantung pada proses yang jujur dan adil, tetapi juga pada sikap netral, profesional, dan transparan dari penyelenggara di setiap tahapan sosialisasi. Beberapa materi utama yang dibahas antara lain pentingnya kepercayaan publik sebagai fondasi demokrasi, etika dan netralitas penyelenggara agar bebas dari kepentingan tertentu, serta prinsip dasar penyelenggaraan pemilu seperti integritas, akuntabilitas, dan transparansi. Selain itu, strategi sosialisasi yang efektif melalui media sosial, pendekatan komunitas, komunikasi publik, dan konten yang tepat sasaran juga menjadi sorotan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mencegah konflik, menjaga kedaulatan rakyat, serta meningkatkan partisipasi pemilih. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya langkah berkelanjutan melalui inovasi, kolaborasi, dan pendidikan pemilih yang konsisten. Acara menghadirkan narasumber berkompeten, di antaranya Hedi Ardia (Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Provinsi Jawa Barat), Burani (Kadiv Sosdiklih Parmas & SDM KPU Kabupaten Bekasi), dan Nurhasanah (Kadiv Sosdiklih Parmas & SDM KPU Kota Banjar), yang membagikan wawasan dan pengalaman terkait penguatan etika serta profesionalisme penyelenggara. Melalui Parmas Insight Chapter #3, KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga etika, netralitas, dan profesionalisme dalam setiap kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Upaya ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan masyarakat memiliki kepercayaan penuh terhadap proses demokrasi yang berintegritas, inklusif, dan dapat dipercaya.


Selengkapnya
52

KPU Kabupaten Sukabumi Perkuat Pemahaman Pengadaan Barang dan Jasa melalui Sosialisasi Perpres 46 Tahun 2025

Sukabumi, 22 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mengikuti Rapat Koordinasi Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025, yang merupakan perubahan kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kegiatan ini digelar secara hybrid oleh KPU RI pada 19–22 Oktober 2025 dan sekaligus menghadirkan bimbingan penggunaan Katalog Elektronik Versi 6. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman jajaran KPU terhadap ketentuan baru dalam sistem pengadaan barang dan jasa serta meningkatkan kapasitas dalam penerapan digitalisasi pengadaan yang lebih transparan dan efisien. Rapat koordinasi ini menjadi sarana strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat kompetensi pegawai, dan memastikan setiap tahapan pengadaan dilakukan secara profesional. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi, agar seluruh proses pengadaan dapat dipertanggungjawabkan dan mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu. Para peserta, mulai dari pejabat struktural hingga staf pendukung, tampak aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait penerapan regulasi, sehingga setiap pegawai memahami prosedur hingga praktik terbaik pengadaan. Dalam sosialisasi, beberapa poin strategis Perpres Nomor 46 Tahun 2025 menjadi sorotan. Pertama, pemanfaatan Produk Dalam Negeri (PDN) dengan minimal 40% alokasi anggaran untuk produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMKK), guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pemberdayaan pelaku usaha nasional. Kedua, digitalisasi pengadaan melalui E-Katalog Versi 6, yang mempermudah proses, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi risiko kesalahan administrasi. Ketiga, kewenangan KPA yang memungkinkan penunjukan langsung pada program prioritas dan penyesuaian tahapan pengadaan sesuai kebutuhan. Keempat, kompetisi sehat melalui mini kompetisi e-purchasing agar harga pengadaan lebih kompetitif dan kredibel. Kelima, etika dan kepatuhan, menekankan integritas aparatur dan pelaku usaha agar pengadaan dilaksanakan secara adil dan profesional. Selain itu, peserta diajak melakukan simulasi pengadaan dan studi kasus, sehingga pemahaman tidak hanya teoritis tetapi juga praktis. Pegawai KPU Kabupaten Sukabumi menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran jelas tentang mekanisme pengadaan yang modern, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab publik yang melekat dalam setiap proses. Dengan mengikuti kegiatan ini, KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan Perpres 46 Tahun 2025 secara penuh, mendukung penggunaan produk dalam negeri, dan memperkuat sistem pengadaan yang modern, transparan, dan akuntabel. Upaya ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional, terpercaya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memastikan setiap proses pengadaan barang dan jasa berorientasi pada kualitas dan kepentingan publik.


Selengkapnya
44

Wujud Apresiasi Negara, Pegawai KPU Kabupaten Sukabumi Terima Satyalancana Karya Satya

Sukabumi, 20 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Pengabdian 10 Tahun kepada pegawai yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan loyalitas luar biasa dalam melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan pemilu. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah dan penuh kebanggaan bagi seluruh jajaran KPU, sekaligus sebagai bentuk penghargaan resmi dari negara terhadap pengabdian pegawai negeri sipil (PNS). Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada PNS yang telah melaksanakan pengabdian secara terus-menerus sekurang-kurangnya selama sepuluh tahun. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata apresiasi negara atas komitmen, kejujuran, dan profesionalisme para pegawai dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara yang berintegritas. Penyematan penghargaan dilaksanakan secara khidmat di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Sukabumi. Suasana penuh kebanggaan menyelimuti prosesi, dengan seluruh jajaran pegawai hadir untuk menyaksikan momen bersejarah ini. Setiap pegawai yang menerima tanda kehormatan berdiri tegap, mencerminkan dedikasi dan kesetiaan yang telah mereka tunjukkan selama satu dekade pengabdian. Prosesi ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang pegawai dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan, dari tahap persiapan hingga pelaksanaan pemilu, selalu menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Satyalancana Karya Satya 10 Tahun diberikan kepada pegawai yang telah bekerja dengan kesetiaan, kecakapan, disiplin, dan kejujuran tinggi. Penghargaan ini juga menjadi simbol motivasi bagi seluruh pegawai KPU Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, dan memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat. Selain menjadi momen apresiasi individu, kegiatan ini menegaskan nilai kolektif dalam organisasi. Semangat profesionalisme dan loyalitas para penerima penghargaan menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sejawat untuk terus berkontribusi secara maksimal, menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu, dan memperkuat kepercayaan publik. Melalui penghargaan ini, KPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk senantiasa menumbuhkan budaya kerja berintegritas, mendorong dedikasi pegawai, dan menghadirkan pemilu yang adil, jujur, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Langkah ini sekaligus meneguhkan posisi KPU sebagai institusi yang mengutamakan profesionalisme, pelayanan publik, dan pengabdian sejati demi kepentingan demokrasi di Kabupaten Sukabumi.


Selengkapnya
63

Kerja Cerdas di Era Digital: KPU Kabupaten Sukabumi Pelajari Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas

Sukabumi, 17 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis bertajuk “Kerja Cerdas Meningkatkan Produktivitas Menggunakan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)” yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis KPU RI untuk memperkuat transformasi digital kelembagaan. Melalui penerapan kecerdasan buatan, diharapkan proses kerja penyelenggara pemilu dapat berlangsung lebih efisien, cepat, dan terintegrasi, tanpa mengurangi prinsip akuntabilitas dan transparansi publik. Dalam arahannya, Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos menyampaikan bahwa KPU perlu beradaptasi dengan perubahan zaman. Pemanfaatan teknologi, menurutnya, tidak hanya sebatas inovasi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kelembagaan untuk memberikan pelayanan publik yang modern dan responsif. Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari kalangan profesional yang menjelaskan secara rinci bagaimana AI bekerja melalui sistem Large Language Model (LLM) — kumpulan miliaran kosa kata yang memungkinkan mesin memahami konteks dan menghasilkan bahasa layaknya manusia. Teknologi ini dinilai mampu membantu pegawai KPU dalam berbagai kebutuhan analisis, penyusunan laporan, dan percepatan administrasi kerja. Bagi KPU Kabupaten Sukabumi, kegiatan ini menjadi refleksi sekaligus motivasi untuk terus memperkuat budaya kerja adaptif. Pemanfaatan kecerdasan buatan di lingkungan kerja diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi baru antara manusia dan teknologi, sehingga KPU dapat melangkah menuju tata kelola kelembagaan yang lebih cerdas, efektif, dan berdaya saing di era digital.


Selengkapnya
95

Tumbuhkan Kesadaran Politik, KPU Kabupaten Sukabumi Ikuti Parmas Insight Chapter #2

Sukabumi, 15 Oktober 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mengikuti kegiatan Parmas Insight Chapter #2 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan kali ini mengangkat tema “Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Luar Masa Tahapan (Best Practice Menjaga Kesadaran Politik Masyarakat)”. Kegiatan dibuka oleh Hedi Ardia, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) KPU Provinsi Jawa Barat, didampingi oleh Yunike Puspita, Kepala Bagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan SDM, serta Fahmi Kamal, Kepala Subbagian Partisipasi dan Humas. KPU Provinsi Jawa Barat menghadirkan tiga narasumber dari daerah, yaitu Cecep Hamzah Pansuri (KPU Kabupaten Tasikmalaya), Leisa Dera (KPU Kota Tasikmalaya), dan Deden Syaripudin (KPU Kabupaten Majalengka). Ketiganya berbagi pengalaman dan praktik baik dalam menjalankan program pendidikan pemilih berkelanjutan yang berhasil menjaga kesadaran politik masyarakat di wilayahnya masing-masing. Dalam paparannya, Yunike Puspita menekankan pentingnya continuous improvement atau perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya manusia dan peningkatan partisipasi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa reformasi kelembagaan di KPU tidak hanya berfokus pada sistem, tetapi juga pada pembelajaran dan pengembangan kapasitas individu yang dilakukan secara berkesinambungan. “Parmas Insight menjadi wadah penting untuk memperkaya pengetahuan dan memperkuat kapasitas pegawai KPU, sehingga budaya belajar dapat tumbuh dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas demokrasi,” ujarnya. Sementara itu, Hedi Ardia mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri bagi setiap insan KPU sebagai penyelenggara pemilu. Ia menggambarkan Parmas Insight sebagai ruang tumbuh bersama—tempat berbagi pengalaman, menumbuhkan ide, dan memperkuat semangat belajar kolektif antarpenyelenggara pemilu di Jawa Barat. Menutup kegiatan, Hedi menyampaikan harapan agar forum ini menjadi sumber inspirasi yang melahirkan gagasan dan gerakan positif di lingkungan KPU. “Dari gagasan yang tumbuh akan lahir gerakan yang memperkuat kesadaran politik dan memperkokoh kualitas demokrasi di masyarakat,” tutupnya. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sukabumi bersama jajaran KPU se-Jawa Barat mempertegas komitmen untuk terus menumbuhkan kesadaran politik masyarakat melalui pendidikan pemilih yang berkelanjutan, bahkan di luar masa tahapan pemilu.


Selengkapnya