Berita Terkini

81

KPU Kabupaten Sukabumi mengadakan Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2020

Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Sukabumi mengadakan rapat koordinasi dalam rangka evaluasi penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi tahun 2020 bertempat di Hotel Augusta Sukabumi. (Rabu, 30/12/2020). Pada acara tersebut berbagai materi dibahas seperti penyelenggaraan pengawasan dan penanganan pelanggaran pemilu pada pemilihan 9 Desember 2020 yang dilaksanakan secara serentak walaupun dalam kondisi pandemi.  Ketua Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan evaluasi Pilkada bersama seluruh stakeholder untuk perbaikan kualitas pemilihan di Kabupaten Sukabumi. Ferry juga menambahkan bahwa KPU bakal melaksanakan penetapan Pasangan Calon terpilih pada bulan Januari 2021 mendatang. Kegiatan ini merupakan kegiatan evaluasi Pilkada bersama seluruh stakeholder, OKP, Ormas dan media. Catatan bahwa partisipasi pemilih menurun dibandingkan dengan Pemilu 2019 terutama karena masalah cuaca akan tetapi jika dibandingkan dengan pilkada 2015 terdapat kenaikan partisipasi pemilih. Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Haryanto menegaskan penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 memang penuh dengan tantangan dan berbagai catatan temuan pelanggaran yang diselenggarakan oleh Sukabumi. Dimana rekomendasi-rekomendasi telah disampaikan guna meningkatkan kualitas pilkada. Meskipun pilkada kali ini dalam kondisi pandemi dengan berbagai pembatasan tetapi Alhamdulillah bisa dilaksanakan lancar, sukses dan berkualitas. Selanjutkan terkait penyelenggara Pemilu kedepannya terkait masalah pelanggaran membutuhkan partisipasi dari seluruh pihak termasuk masyarakat dangan memberikan informasi terkait adanya dugaan pelanggaran pada proses pemilihan kepada Bawaslu.


Selengkapnya
89

KPU Kabupaten Sukabumi Menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun2020. ( Rabu, 16/12/2020 ) Rapat Pleno dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman bersama jajaran Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan di Aula Hotel Samudera Inna Beach Hotel Palabuhanratu. Dengan di hadiri oleh saksi dari masing-masing pasangan calon, ketua PPK Se-Kabupaten Sukabumi serta Bawaslu Kabupaten Sukabumi. Rapat Pleno ini dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Rangkaian pelaksanaan rekapitulasi ini dimulai dengan membacakan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan yang kemudian di catat di Tingkat Kabupaten menjadi Rekap Kabupaten (D.Hasil Kabupaten). Seluruh Prosesi tersebut diakhiri dengan pembacaan Hasil Rekapitulasi Tingkat Kabupaten yang dibacakan oleh oleh ketua KPU Kabupaten Sukabumi dengan di saksikan oleh bawaslu dan masing-masing saksi pasangan calon. Adapun Hasil Pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara dari 386 Desa/Kelurahan di 47 Kecamatan dengan jumlah total TPS (tempat pemungutan suara) sebanyak 5.171 dan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) 1,816,214 orang menyatakan bahwa nomor Urut 1 pasangan Adjo Sardjono - Iman Adinugraha meraih 350.826 suara (33,3%), sementara nomor urut 2 pasangan Marwan Hamami - Iyos Somantri meraih 479.621 suara (45,57%) dan nomor urut 3 pasangan Abu Bakar Sidik - Sirojudin meraih 221.984 suara (21,09%).  Total jumlah suara sah di Pilkada Sukabumi 2020 mencapai 1.052.431 sementara jumlah suara tidak sah 50.561.


Selengkapnya
77

Tajamkan Visi Misi, KPU Gelar Debat Kandidat Pemilihan Serentak Tahun 2020

Tiga pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi, beradu program dalam debat publik yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Selasa (24/11/2020).Bertempat di salah satu Hotel di  Jalan Cikukulu Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, debat publik tersebut dimulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, dengan jumlah peserta dibatasi. Bertema Peran Kepala Daerah dalam Penyelanggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan publik, dan kebijakan penanganan covid-19, satu persatu paslon memaparkan berbagai program andalannya dan menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontatkan dari paslon lainnya. Pemaparan visi misi dan program dimulai dari paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 yakni, Adjo Sarjono - Iman. Dalam pemaparannya, Calon Bupati Adjo Sarjono, menawarkan visi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang unggul lahir dan batin, dengan lima misi di dalamnya yakni, membangun SDM yang religius dan berdaya saing,  pembangunan yang partisipatif terarah dan terpadu, mewuJudkan tatanan demokrasi peMerintahan yang berwibawa, terpercaya, dan menjalankan pelayanan publik."Kemudian, meningkatkan insFratuktur daerah yang merata dan berkualitas, juga meningkatkan perekonomian daerah," ujar Adjo. Selanjutnya, pasangan nomor urut 2 yakni Marwan - Iyos. Marwan Hamami sebagai Calon Bupati mengatkan, visi dan misi paslon nomor urut 2 adalah, terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, inovatif, sejahteta lahir dan batin."Visi misi tersebut didasari pengalaman yang telah dicapai," kata Marwan. Calon Wakil Bupati nomor urut 2,  Iyos Somantri melanjutkan, visi dari palon ini adalah, membangun SDM beriman, berbudaya, dan berdaya saing, meningkatkan produktifitas dan ekonomi berbasis agro bisnis dan wisata betkelanjutan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inivatif,profesiaonal dan akuntabel. Kemudian, Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 3 yaitu Abu bakar dan Sirojudin. Abu bakar sebagai Calon Bupati dari pasangan itu mengatakan, kedatangannya dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi disertai dengan niat yang bersih dan hati yang bersih."Kami menawarkan untuk Sukabumi yang bersih, agamis, dan harmonis," ucapnya. Bersih, lanjut Abu bakar, dalam artian pengelolaan pemerintahan yang bersih bebas korupsi. Kemudian Agamis untuk oenguatan dalam beragama."Harmoni itu, merangkum semua perbedaan dalam sebuah pergerakan yang sama, harmoni juga me yelaraskan antara dunia dan akhira," pungkasnya. Komisioner KPU Kabupaten Sukabumi, Meri Sariningsih menjelaskan, debat publik dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. "Setiap undangan wajib menggunakan masker, menjaga jarak , mencuci tangan dan diukur suhu tubuh," katanya.


Selengkapnya
76

KPU Adakan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di Masa Pandemi Covid-19

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi mulai bersiap menghadapi pelaksanaan pilkada serentak yang makin mendekat pada 9 Desember 2020 mendatang. Caranya dengan menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan menerapkan protokol kesehatan yanh ketat dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Hal ini misalnya digelar di Kampung Tugu, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (21/11) lalu. Momen ini langsung ditinjau oleh Pjs Bupati Sukabumi R Gani Muhamad. "Simulasi ini untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pilkada dengan penerapan protokol kesehatan," ujar Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman, Ahad (22/11). Contohnya dari mulai kedatangan pemilih dilakukan pengecekan suhu tubuh, hingga selesai memilih dan memakai masker serta menjaga jarak. Menurut Ferry, proses pemungutan suara kali ini relatif berbeda akibat adanya Covid-19. Sehingga terdapat prosedur tambahan berupa penerapan protokol kesehatan di lokasi TPS. Ferry mengungkapkan, simuasi pemungutan dan penghitungan suara ini dilakukan secara serentak se-Indonesia. Simulasi ini untuk memantau dan memastikan prosedur pencoblosan di TPS bisa sesuai khususnya dari segi protokol kesehatan. "Di setiap TPS di masa pandemi ini, ada garis pembatas untuk menjaga jarak," kata Ferry. Sehingga jangan sampai ada kerumunan, termasuk disediakan tempat mencuci tangan. Bahkan kata Ferry, para petugas pun memakai alat pelindung diri (APD). Sementara pemilih diwajibkan memakai masker. Dalam pelaksanannya nanti pun akan menerapkan protokol kesehatan sesuai gambaran saat ini. Pjs Bupati Sukabumi R Gani Muhamad menerangkan, kegiatan simulasi ini menjadi ajang latihan bagi KPU dan para pemilih. " Nantinya petugas dan warga bisa mempersiapkan diri saat pencoblosan di 9 Desember mendatang," katanya. Gani mengatakan, pada saatnya nanti dilakukan pemeriksaan sarana prasarana serta kelengkapan APD karena semuanya harus terbiasa menggunakan sarana tersebut. Hasil simulasi ini akan menjadi bahan KPU untuk evaluasi ke depannya. Harapannya ungkap Gani, setiap ada kekurangan bisa segera disempurnakan." Semoga lewat simulasi ini, pelaksanaan pencoblosan dan penghitungan surat suara nanti, bisa berjalan lancar dan kondusif," imbuh dia.n riga nurul iman


Selengkapnya
94

Ingin Partisipasi Tinggi, KPU Kabupaten Sukabumi Gelar Diskusi Publik

Komisi Pemilihan Umum kabupaten sukabumi mentargetkan partisipasi pemilih pada pilkada kabupaten sukabumi tahun 2020 mencapai 80 persen untuk daftar pemilih tetap(DPT),pada diskusi publik yang bertema”Meningkatkan kesadaran partisipasi otonom pemilih dalam pilkada serentak 2020″di Hotel Agusta Cikukulu,jum’at 13/11/2020. Meri Sariningsih Divisi Sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat kpu kabupaten sukabumi menuturkan target partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan suara sama seperti target partisipasi pemilih secara nasional,bahwa angka partisipasi masyarakat pemilih kabupaten sukabumi masih rendah,seperti pada pemilihan gubernur hanya mencapai 69 persen. Harap Meri angka partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS pada pilkada 2020 meningkat dan menggunakan hak pilihnya. Pihaknya terus berupaya mensosialisasikan pentingnya partisipasi pemilih/masyarakat,dengan menggandeng dan kerjasama dengan berbagai pihak baik itu media massa maupun media elektronik dan media sosial. Sementara itu di tempat yang sama Idham Kholik ketua divisi sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat KPU Jawa Barat menyatakan untuk mencapai target tersebut harus ada pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai penggunaan haknya sebagai pemilih,”harus ada pemahaman yang benar,tidak hanya sekedar memenuhi kewajiban sebagai pemilih,tapi juga harus di pahami bahwa memilih adalah bagian penting dalam pembangunan”. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pemilih enggan menggunakan hak pilihnya,yaitu salah satunya minimnya pemahaman tentang memilih,ada juga faktor lain yang menurunkan kedaulatan dalam memilih yakni adanya faktor politik uang (money politic),kurangnya kepercayaan terhadap politik , disinformasi,urai Idham. Untuk mendongkrak atau menaikan partisipasi pemilih di tengah wabah pandemi covid -19 ini,kegiatan sosialisasi harus menggunakan dan memanfaatkan media sosial,media elektronik dan media massa,pungkas Idham Kholik.


Selengkapnya
81

KPU Kabupaten Sukabumi Buka Pendaftaran Pemantau dan Lembaga Survei Pemilihan Serentak Tahun 2020

Terhitung tepat pada tanggal 1 November 2019 KPU Kabupaten Sukabumi telah membuka pendaftaran lembaga pemantaudan lembaga survei/jajak pendapat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi pada tahun  2020 mendatang.Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemiluhan Umum (PKPU) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 bahwa pelaksanaan pendaftaran lembaga pemantau dan lembaga survei  ini dilaksanakan pada 1 November 2020 sampai dengan 2 Desember 2020. (Sabtu, 9/11/19) Komisioner KPU Divisi SDM dan Partisipasi masyarakat Merry Sariningsih mengatakan bahwa syarat umum untuk kedua lembaga yang akan mendaftar yakni bersifat independen, sumber dana yang jelas dan terdaftar serta memperoleh akreditasi dari KPU. Untuk syarat khusus sudah kita umumkan bagi siapa pun untuk mendaftar. Pendaftaran kita buka di Kantor KPU dari pukul 08,00 sampai 15,00 WIB. Bagi yang ingin tahu persis pendaftaran juga bisa datang ke sub bagian teknis dan Pemilu,”jelasnya. Lebih lanjut lagi Anggota KPU yang sering disapa Ibu Meri itu menambahkan : “Kemudian secara umum juga terkait Pilkada, kita meminta dukungan, partisipasi dan pengawasan dari berbagai elemen masyarakat agar Pilkada 2020 berjalan lancar sebagaimana tahapan yang telah direncanakan,”  Saat ini terkait Pilkada 2020 di Kabupaten Sukabumi, sejumlah tokoh dari berbagai kalangan bermunculan. Bahkan sudah beberapa yang memang sudah mendaftarkan diri ke partai politik yang melakukan penjaringan. Tokoh baik dari akademisi, pengusaha, politikus, pemuda serta lainnya siap berlaga di pesta lima tahunan tersebut


Selengkapnya